teman lebih dari sekedar harta

on Kamis, 20 November 2008

Sempat terlintas di pikiranku, sebelum aku belum mengenal bermasyarakat. Hidup ini, ya milikku, semua yang akan kulakukan adalah hak dan pilihanku, tidak ada seorang pun yang boleh ikut campur... Pandangan ini menghinggapi diriku hingga aku duduk di bangku SMA, di masa-masa awal.

Aku pernah berpikir, aku hidup cukup diriku dan Tuhan yang tahu, orang lain, tak perlu ikut campur. Bahkan, aku lebih suka sendiri. Aku punya pandangan, "lebih baik hidup sendiri daripada aku harus bergaul atau ikut-ikutan taman-temanku yang belum jelas arahnya". Ya...seperti itulah yang aku pikirkan

Namun, semua kini kian berubah....aku memang lebih suka melakukan sendiri, aku tidak suka ikut-ikutan orang lain begitu saja, semuanya harus penuh pertimbangan.
Yang lebih penting, aku sadar, kita hidup untuk saling melengkapi, untuk saling berbagi. Sudah sepantasnya saling membantu dan memperhatikan.

Manusia yang hakekatnya sebagai makhluk sosial harus saling melengkapi dan bukan saling menyakiti. Teman, sahabat, kekasih, adalah segalanya. Tempat kita berbagi, mencurahkan isi hati, bertukar pikiran. Merekalah yang ada untuk kita dalam mewarnai hidup, membuat goresan di kanvas Yang Maha Kuasa ini.

Sadarilah kawan...kita diciptakan saling berdampingan, saling membantu, dan menolong. Teman lebih berharga dari harta apapun. Karena merekalah...harta kita, yang tiada ternilai harganya....

My Friends...espesially for my Honey...thanks for everything....


0 komentar: